Pengadilan Tinggi
Pukul : 07:52:40 , Selamat Pagi !!

img_head
BERITA

Pengadilan Negeri Pandeglang Peringati HUT ke-75 Mahkamah Agung Secara Virtual

Agu26

Konten : berita humas
Telah dibaca : 34 Kali


Pengadilan Negeri Pandeglang memperingati ‎HUT ke-75 Mahkamah Agung RI secara virtual di Gedung PN Pandeglang, Rabu 19 Agustus 2020.

Peringatan HUT MA tersebut dibuka langsung oleh Ketua Pengadilan Negeri Pandeglang Dr. Ardhi Wijayanto, SH. M.Hum ‎bersama Wakil Ketua PN Pandeglang Titis Tri Wulandari, SH. S.Psi, M.Hum. Di acara tersebut hadir sejumlah hakim, panitera dan staf PN Pandeglang.

Ketua PN Pandeglang Dr. Ardhi Wijayanto, SH.M.Hum didampingi Humas PN Pandeglang Muyana melalui juru bicara PN Pandeglang, Andry Eswin S Oetara, SH, MH ‎mengatatakan, meski ditengah pandemi Covid-19, peringatan HUT Mahkamah Agung (MA) tidak mengurangi makna dan tujuan.

Semua jajaran PN tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan memakai masker dan mencuci tangan menggunakan cairan  hand sanitizer. Selain itu, agenda HUT berlangsung khidmat dan digelar secara virtual langsung ‎dengan Ketua Mahkamah Agung  Dr. H.M. Syarifuddin, SH,MH.

"Ya, kami jajaran PN Pandeglang siap melaksanakan aplikasi direkrori putusan dan e-court demi pelayanan cepat, mudah dan transfaran," kata  Jubir PN, Andry Eswin.‎

Sementara itu, Ketua PN Pandeglang Dr. Ardhi Wijayanto, SH.M.Hum menyatakan, bertepatan HUT Mahkamah Agung, PN meluncurkan aplikasi direktori putusan dan E-Court upaya hukum.

Melalui aplikasi direktori, maka mulai dari awal persidangan samapai putusan bisa diakses secara transfaran oleh publik. Begitu juga melalui e-court, PN bisa melayani banding (upaya hukum) secara online atau dalam jaringan.

"Ya, mulai dari pendaftaran, banding dan putusan bisa diakses secara online melalui aplikasi tersebut. Ini sebagai bukti bahwa peran yudikatif (pengadilan) sudah secara transfaran dan profeisonal," ujar Ardhi Wijayanto.

Ia menyatakan, HUT Mahkamah Agung tahun ini mengusung tema "Optmalisasi Peradilan Modern Berkelanjutan Merespon Pandemi Covud-19".

"Iya, tema itu sesuai dengan situasi era norma pandemi Corona Virus Desesae 2019 (Covid-19). Jadi proses peradian tetap berjalan dengan mengedepankan protokol kesehatan," ujarnya.***